SuaraJogja.id - Dua remaja asal Bandung yang tengah menginap di sebuah masjid yang berada di Sleman menjadi korban pencurian.
Padahal mereka datang ke Yogyakarta berniat untuk mengikuti ujian masuk Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pencurian ini sempat viral di media sosial. Adapun peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (1/7/2025) dini hari sekitar pukul 03.34 WIB.
Sejumlah barang-barang dua korban yang terdiri dari ponsel, serta dompet dan sebuah tas berisi berkas penting untuk keperluan ujian masuk UGM raib digondol maling.
Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Satya Kurnia membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Dua korban itu yakni berinisial AHR dan TRR.
"Iya betul [pencurian]. Intinya korban sudah melaporkan," kata Satya saat dihubungi, Rabu (2/7/2025).
Disampaikan Satya, saat ini proses penyelidikan sudah dilakukan oleh penyidik Polsek Mlati. Termasuk memeriksa saksi-saksi dan cctv di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa yang terjadi cepat dan rekamanan cctv yang tak maksimal menyulitkan penyidik untuk melakukan identifikasi terhadap pelaku.
"Jadi kendala itu pelaku pakai penutup kain, pakai masker juga lengkap terus posisi ke jalan itu dia lari, jadi enggak kelihatan, karena cepatkan, enggak bisa diidentifikasi sampai dengan saat ini," ungkapnya.
Baca Juga: Trauma Perahu Terbalik di Maluku: UGM Prioritaskan Kenyamanan Mahasiswa KKN, Ditarik Atau Lanjut?
Pihaknya menyebut saat ini proses masih dalam tahap penyelidikan dan video CCTV tengah dianalisis lebih lanjut.
"Video itu kan terkait CCTV itu sudah kita coba identifikasi, masih proses, masih penyelidikan," tambahnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku hanya satu orang. Namun, hingga kini belum diketahui identitas maupun keberadaannya.
"Kalau untuk pelaku yang teridentifikasi siapa, belum bisa teridentifikasi," tandasnya.
Terkait nasib dari kedua remaja itu, Satya belum bisa memastikan apakah korban tetap bisa mengikuti ujian masuk UGM setelah pencurian itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data