Ia mendorong penggunaan e-katalog sebagai solusi praktis yang bisa menciptakan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengadaan seragam sekolah.
"Saat ini belum ada sistem yang mengatur pengadaan seragam di sekolah secara standar. Padahal kalau memakai e-katalog, prosesnya akan terbuka, bisa diawasi, dan tidak ada markup harga," ujar dia.
Dwi berharap adanya koordinasi lintas lembaga dalam menyelesaikan persoalan klasik ini.
Meski MAN berada di bawah naungan Kemenag, Disdikpora DIY dinilai tetap perlu mengambil peran dalam menginisiasi kebijakan teknis lintas sektoral yang mengatur pengadaan seragam secara umum di seluruh satuan pendidikan.
Apalagi isu pungutan seragam yang muncul setiap tahun ajaran baru memang menjadi salah satu persoalan klasik dalam dunia pendidikan di Indonesia.
Selain memunculkan beban tambahan bagi wali murid, praktik ini juga kerap menimbulkan kecurigaan soal transparansi dan akuntabilitas keuangan di sekolah.
"Disdikpora bisa menetapkan standar teknis atau mendorong peraturan daerah yang mengatur praktik pengadaan seragam di sekolah. Tidak boleh lagi membiarkan persoalan seperti ini terjadi terus menerus tanpa solusi," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: 'Proyek Coba-Coba?' Sekolah Rakyat Yogyakarta Tuai Kritik, DPRD DIY Ungkap Kekurangan Fatal
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana