"Kami realistis. Tapi paling tidak, ada stimulan bagi masyarakat agar dana beredar. Investor dan pelaku usaha butuh kepastian," tandasnya.
Tanu juga menegaskan kesiapan mereka menjadi penghubung aktif antara produsen, distributor, dan pemerintah. Dengan demikian perekonomian bisa kembali tumbuh secara positif.
"Kami siap memperjuangkan pertumbuhan berkelanjutan anggota serta mendampingi adaptasi terhadap regulasi yang berlaku," ujarnya.
Sementara Ketua Umum DPP AP3MI, Djohan Rachmat, mengungkapkan pentingnya sinergi lintas wilayah.
Menurutnya, penguatan peran AP3MI di tingkat daerah sangat penting agar asosiasi bisa lebih cepat merespons kebutuhan anggota.
"Kami melihat urgensi memperkuat peran AP3MI di level regional agar respons terhadap kebutuhan anggota, advokasi kebijakan, maupun fasilitasi pasar bisa dilakukan lebih cepat dan tepat," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Diplomasi Indonesia Diuji: Mampukah RI Lolos dari Tekanan Trump Tanpa Kehilangan Cina?
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Wamenkes RI Bicara soal Keputusan Trump Stop Bantuan Obat: APBN Kita Sudah Cukup
-
Matangkan Persiapan Makan Bergizi Gratis, Dapur di Sleman Bakal Atur Jam Distribusi Makanan
-
Trump Terpilih Sebagai Presiden Amerika, Pakar HI UMY: Indonesia Perlu Waspadai Soal Kebijakan Impor
Terpopuler
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan