Padahal, untuk menghitung stabilitas kapal, awak kapal butuh data berat kendaraan. Tetapi tidak semua pelabuhan memiliki alat timbang.
Kondisi tersebut yang kerap membuat kapal berisiko diberangkatkan walaupun memang dalam kondisi stabilitas pas-pasan.
"Begitu kena ombak, ya dia begitu miring nanti nggak bisa kembali lagi," tandasnya.
Pihaknya mendorong penambahan dermaga sebagai solusi jangka panjang agar kapal benar-benar bisa diberangkatkan dalam kondisi laik.
Insiden dapat diminimalisir lagi ketika kru kapal pun sudah dipersiapkan secara laik.
Didukung pula kondisi cuaca yang tak kalah penting. Semua faktor pendukung itu harus diperbaiki dan dipastikan laik sebelum kapal diberangkatkan.
"Kapalnya bagus, krunya bagus, cuacanya nggak laik, ya jadi nggak laik juga," tandasnya.
Terkait cuaca, dia menekankan pentingnya keterlibatan BMKG secara langsung di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan.
Apalagi mengingat cuaca di Indonesia yang notabene daerah tropis sangat dinamis.
"Kami juga sudah merekomendasikan BMKG itu harus hadir di pelabuhan penyeberangan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha