Lokasi-lokasi tersebut meliputi Jalan Prof Yohanes, Urip Sumoharjo, Diponegoro, Brigjend Katamso, Mataram, Laksda Adisutjipto, KH Ahmad Dahlan, Limaran, serta Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati dan Ngabean.
Sosialisasi dan Adaptasi Juru Parkir
Peralihan dari sistem tunai ke digital tentu membutuhkan adaptasi, terutama bagi para juru parkir (jukir). Pemkot Yogyakarta mengaku telah berdiskusi dan melakukan sosialisasi intensif kepada komunitas jukir.
Salah satu penyesuaian utama adalah pola akuntansi dan penerimaan pendapatan. Jika sebelumnya para jukir terbiasa menerima uang harian, kini pendapatan akan diterima secara berkala, misalnya mingguan, setelah uang masuk ke kas daerah.
Meskipun ada perubahan, beberapa jukir yang terlibat dalam proyek percontohan mengaku senang karena sistem digital ini justru lebih praktis, terutama saat menghadapi pengguna jasa yang membayar dengan uang pecahan besar.
Selain menertibkan tarif, Pemkot juga mempertimbangkan opsi pengelolaan parkir dengan sistem valet untuk mengatasi masalah parkir liar di titik-titik terlarang. Konsep ini memungkinkan kendaraan dipindahkan ke lokasi parkir resmi yang telah disediakan.
"Kemudian nanti dibawa ke tempat parkir yang disarankan, kemudian nanti kita layani orang yang mau parkir di situ. Itu saya pertimbangkan," tutup Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit
-
Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
-
Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten
-
Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman
-
Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026