Dia sendiri tak bisa memastikan waktu tepat dalam penyelenggaraan lelang pendirian bangunan masjid itu.
Walaupun dari kontraktor sendiri telah memberikan opsi terkait pemindahan masjid tersebut ke tempat yang lebih aman terlebih dulu.
Sembari menunggu seluruh proses administratif dan pembangunan masjid baru selesai.
"Kita bangunkan semi permanen sehingga ibadah bisa pindah ke tempat yang lebih layak dengan bangunan semi permanen tapi tidak menghilangkan hak dari kepemilikan tanah dan bangunannya nanti," tuturnya.
Mengingat pekerjaan proyek juga tengah diburu oleh waktu terkait penyelesaian.
Namun, Agung bilang belum ada tindak lanjut dari tawaran itu.
"Kita secara pekerjaan sudah kejar-kejaran dan secara teknis di lapangan kan tidak nyaman, kita ingin membangunkan semi permanen dan itu menjadi wakaf dari proyek kepada masjid, bangunan semi permanennya. Itu sudah kita tawarkan tapi belum ada respons," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Perempuan Ini Terjang Ombak 2 Meter Demi Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Laut
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan