SuaraJogja.id - Polisi menangkap dua pemuda asal Sleman usai terlibat aksi kejahatan jalanan Rabu (30/7/2025) lalu. Seorang pelaku diketahui mengenakan atribut kurir ojek online sewaan.
Kasatreskrim Polresta Sleman AKP Matheus Wiwit menuturkan dua tersangka itu laki-laki warga Sleman yakni MFR (18) dan MAA (19).
Sementara yang inisial YP (22) yang tengah berboncengan tiga.
"Salah satu tersangka, MFR, menggunakan atribut Shopee Food yang ternyata itu sewaan. Pakai jaket dan akun sewaan," kata Matheus, dikutip Jumat (8/8/2025).
Disampaikan Matheus, kasus ini berawal saat kedua pelaku berkendara di kawasan Sendangadi, Mlati, Sleman.
Ketika itu mereka bertemu dengan rombongan korban yang juga melintas jalan tersebut.
Berdasarkan pengakuan dua pelaku, mereka mendengar teriakan dari rombongan korban. Hal itu yang kemudian memantik kedua pelaku berbalik arah dan mengejar rombongan korban.
Sembari mengejar, MFR meminta MAA untuk melepaskan ikat pinggangnya untuk melakukan penyabetan kepada korban.
"Jadi ada teriakan 'woi-woi' lalu saat terkejar, tersangka menyabetkan ikat pinggang berkepala besi ke arah seorang pemuda berinisial YP," tandasnya.
Baca Juga: Sejoli Mahasiswa di Sleman Tega Habisi Nyawa Bayi Usai Dilahirkan di Kamar Mandi
"Motifnya Pelaku MFR merasa diejek ketika berpapasan dengan korban dan teman-temannya," imbuhnya.
Beruntung tak lama setelah peristiwa penganiayaan itu, rombongan korban berpapasan dengan tim patroli Sat Samapta Polresta Sleman.
Mereka langsung melaporkan hal itu dan ditindaklanjuti oleh petugas.
Sejumlah barang bukti turut di sita atas peristiwa ini, antara lain satu jaket Shopee warna oranye, dua helm merk BMC serta satu unit motor Yamaha Aerox, dan satu ikat pinggang nilon berkepala besi milik pelaku.
Atas peristiwa itu, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan