Tanpa kesiapan ekosistem ini, janji pemerataan pendidikan hanya akan menjadi angan-angan.
"Pemerataan kualitas pendidikan itu seperti mimpi di siang bolong jika tidak diiringi dengan ekosistem pendidikan yang merata," tandasnya.
Kritik serupa juga ditujukan pada rencana sistem sekolah berasrama. Keberhasilan model ini, kata Endro, sangat bergantung pada peran guru yang tidak hanya mengajar lalu pulang.
Guru harus menjadi mentor yang tinggal di asrama dan menjadi teladan nyata bagi siswa.
"Guru membentuk role model yang konsisten, bukan sekadar sosok yang datang, mengajar terus pulang," tegasnya.
Di tengah fokus pemerintah pada STEM dan teknologi, Endro juga mengingatkan agar tidak melupakan peran vital pendidikan humaniora.
Menurutnya, kemajuan teknologi tanpa landasan kemanusiaan akan kehilangan arah.
Pendidikan bahasa, misalnya, melatih empati, pemikiran kritis, dan komunikasi—keterampilan dasar untuk membangun peradaban yang beradab.
"Tanpa humaniora, teknologi kehilangan arah kemanusiaannya. Saya ingin melihat bagaimana program ini benar-benar diterapkan," imbuhnya.
Baca Juga: Konsesi Tambang Belum Terealisasi, LBH Muhammadiyah Tuntut Prabowo Lahirkan Kebijakan Kongkrit
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo