SuaraJogja.id - Dua putri Keraton Yogyakarta, yaitu GKR Mangkubumi dan GKR Bendara melayat ke rumah duka mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama, di Jaten, Sendangadi, Mlati, Minggu (31/8/2025) malam.
Dua putri Gubernur DIY, Sri Sultan HB X tersebut datang sekitar pukul 18.30 WIB.
"Mewakili kasultanan ngaturaken [mengucapkan] belasungkawa mas Rheza mugi [semoga] dilancarkan dalam perjalan menuju rumah Tuhan dan kami terus berharap tidak ada korban yang seperti ini," papar Mangkubumi.
Mangkubumi dalam kesempatan itu mengajak semua pihak menjaga Yogyakarta.
Sehingga tidak akan ada lagi korban-korban berjatuhan ke depannya.
Sependapat dengannya, keluarga Rheza juga mengharapkan hal sama, tidak ada lagi korban lain.
"Tadi bapaknya mas Rheza menyampaikan diharap tidak ada lagi lah korban lain," tandasnya.
Mangkubumi menyebut, pihak keluarga sudah ikhlas dengan kepergian Rheza. Dengan demikian almarhum juga tenang.
"Itu dari keluarga, tadi sudah legawa [ikhlas] maksudnya nggih karena kita juga memikirkan mas Rheza nya supaya juga bisa tenang," jelasnya.
Baca Juga: 'Tubuhnya Penuh Luka...' Ayah Mahasiswa Amikom yang Tewas Usai Demo di Jogja Ungkap Kejanggalan
Sementara itu terkait rencana aksi massa pada Senin (1/9/2025), Mangkubumi mengaku belum mengetahui lebih lanjut.
Namun dia kembali menegaskan semua pihak bisa menjaga keamanan Yogyakarta.
"Menurut saya belum tahu seberapa akan ke mana dan gerakannya seberapa besar, tapi tentunya sekali lagi kita bersama-sama menjaga Daerah Istimewa Yogyakarta beserta warganya itu yang paling utama dan penting," tandasnya.
Sementara ayah Rheza, Yoyon Suryono mengungkapkan, pihak keluarga belum menemukan dompet dan KTP milk almarhum.
Sedangkan handphone dan barang lain milk Rheza sudah ada di keluarga.
"Ini yang belum ketemu dompet sama KTP yang belum balik. HP sama yang lain sudah diterima di sana," imbuhnya.
Sebelumnya Rheza diketahui meninggal dunia di RSUP Dr Sardjito pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Dia sebelumnya diduga mengikuti aksi unjuk rasa di depan Mapolda DIY.
Namun pihak keluarga dan kampus belum Mengetahui kronologi dan informasi terkait kematian Rheza.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial