- Sejumlah korban dalam aksi demo di Polda DIY beberapa waktu lalu dirawat di RSUP Dr Sardjito
- Sebanyak 29 pasien, sudah dipulangkan seluruhnya dalam kondisi stabil
- Beberapa korban diminta untuk tetap kontrol rutin selama pemulihan
SuaraJogja.id - RSUP Dr Sardjito Yogyakarta memastikan seluruh pasien korban aksi berujung ricuh di Polda DIY pada akhir pekan lalu telah dipulangkan.
Adapun sebelumnya, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sempat merawat 29 pasien dengan berbagai kondisi luka.
Manager Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan, menegaskan bahwa pasien terakhir yang masih dirawat telah keluar pada Minggu (7/9/2025) sore.
"Kemarin sudah pulang semua, kemarin, Minggu sore terakhir. Sudah pulang semua," kata Banu saat dihubungi, Senin (8/9/2025).
Disampaikan Banu, pasien terakhir yang diperbolehkan pulang merupakan korban dengan luka fraktur.
Ia dirawat di ruang Cendana 4 sebelum akhirnya diizinkan pulang setelah kondisinya membaik.
Banu menambahkan bahwa pasien tersebut mengalami luka di bagian kepala.
Setelah mendapatkan penanganan intensif, kondisinya dinyatakan stabil.
"Jadi dia terakhir memang yang fraktur itu terus, fraktur orbital sama cerebral," ungkapnya.
Baca Juga: Investigasi Kematian Mahasiswa Amikom Usai Demo: Polda DIY Periksa 10 Saksi, Apa Temuannya?
Dengan kepulangan pasien terakhir itu, ia memastikan seluruh korban yang sebelumnya dirawat di RSUP Dr Sardjito telah pulang.
"Sudah clear berarti semua sudah keluar," ucapnya.
Meski sudah dipulangkan, pihak rumah sakit tetap meminta para pasien untuk menjalani kontrol lanjutan sesuai dengan saran yang diberikan oleh dokter.
"Iya mereka kita minta kontrol," imbuhnya.
Banu turut memastikan bahwa satu pasien dari kalangan anggota kepolisian yang sempat ikut dirawat telah dipulangkan bersama korban lain dari warga sipil.
Terkait biaya perawatan, Banu belum memberikan penjelasan secara rinci. Namun untuk sementara, pasien tidak dikenakan biaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara