- Pemerintah siapkan infrastruktur publik jelang libur Natal dan Tahun Baru agar aman dan nyaman.
- AHY pastikan perbaikan jalan nasional hingga daerah dipercepat dan rampung sebelum arus mudik.
- Pemerintah juga konsolidasikan moda transportasi udara dan laut demi kelancaran mobilitas Nataru.
SuaraJogja.id - Pemerintah mulai bersiap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Infrastruktur publik menjadi salah satu fokus yang sudah mulai dipersiapkan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Perumahan Rakyat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan berbagai langkah percepatan tengah dilakukan. Tujuannya agar infrastruktur publik siap digunakan secara aman dan nyaman.
Disampaikan AHY, koordinasi lintas kementerian dan lembaga kini masih terus dilakukan dan kain ditingkatkan. Guna lebih memastikan kesiapan jaringan jalan, transportasi udara, dan laut.
Menurut dia, waktu lebih kurang dua bulan ke depan menjadi periode krusial untuk memastikan semua perbaikan atau kesiapan itu sarana prasaran publik itu rampung tepat waktu.
"Sekarang bulan Oktober ya, artinya memang dua bulan ke depan kita menghadapi libur panjang Nataru seperti tahun lalu. Kami saat ini terus meningkatkan koordinasi yang ketat agar infrastruktur jalan-jalan ini bisa dipersiapkan sedini mungkin," kata AHY saat ditemui di Fakultas Teknik UGM, Rabu (8/10/2025).
AHY bilang sejumlah ruas jalan yang kondisinya rusak kini tengah diperbaiki baik di tingkat nasional maupun daerah kabupaten/kota.
Pemerintah berupaya agar seluruh perbaikan tersebut selesai sebelum arus mudik dan balik Nataru dimulai.
"Ada kerusakan sana-sini yang tentunya harus diperbaiki agar pada saat libur Nataru nanti sudah benar-benar aman buat masyarakat yang menggunakan jalan-jalan raya, baik jalan nasional, provinsi maupun kabupaten/kota," ungkapnya.
Tidak hanya jalan darat saja yang menjadi perhatian, AHY turut menyoroti pentingnya kesiapan moda transportasi lain. Mulai dari maskapai penerbangan dan kapal laut.
Baca Juga: PHRI DIY Kewalahan, Okupansi Hotel Yogyakarta Nyaris 100 Persen saat Libur Panjang
Ia menyebut pemerintah tengah melakukan konsolidasi dengan para operator agar jadwal, kapasitas, dan keamanan transportasi publik dapat terjamin.
"Sedangkan untuk moda transportasi lainnya, baik itu maskapai penerbangan dan juga kapal-kapal, juga segera kita konsolidasikan," tandasnya.
AHY berharap keberhasilan manajemen transportasi pada musim Nataru dan mudik Lebaran tahun lalu bisa menjadi tolok ukur.
Ia mengklaim, kinerja pemerintah saat itu telah berhasil menekan angka kecelakaan fatal. Hal itu tak lepas dari keberhasilan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan biaya transportasi tahun lalu.
AHY menilai, kebijakan diskon tiket dan pengaturan jadwal berhasil meningkatkan kenyamanan masyarakat selama masa perjalanan panjang.
"Termasuk berkurang secara signifikan jumlah kecelakaan yang fatal, termasuk juga bisa dikatakan secara umum lebih lancar dan kemarin kita bisa menurunkan harga tiket atau diskon. Sehingga masyarakat juga bisa menikmati perjalanan lebih baik-baik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan
-
10 Saksi Dihadirkan di Sidang Little Aresha, Ibu Ungkap Anak Autis Diduga Diikat hingga Lebam
-
Raih Hibah United Board 2026, UAJY dan AMSI Kolaborasi Kuatkan Jurnalisme Biodiversitas
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla