Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisainstek Fauzan Adziman menyampaikan paparannya di Yogyakarta, Rabu (8/10/2025).[Suara.com/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
- Pemerintah Prabowo siapkan dana Rp200 T via Himbara untuk perkuat sektor riil lewat inovasi.
- Kampus di Yogyakarta ditantang menjadi 'problem solver' bagi masalah industri nasional.
- Skema baru ini membuat riset kampus dinilai perbankan agar layak dibiayai oleh industri.
“Kampus akan menjadi problem solver. Jadi ketika industri punya masalah, mereka bisa datang ke kampus untuk mencari solusinya,” katanya.
Sementara itu, Ketua L2DIKTI Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menyambut baik langkah pemerintah. Menurutnya, forum ini menjadi momentum strategis untuk mempertegas posisi Yogyakarta sebagai episentrum ilmu pengetahuan dan inovasi nasional.
"Kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk menegaskan kembali posisi Yogyakarta sebagai kawasan ilmu pengetahuan dan inovasi nasional. Perguruan tinggi berperan sebagai motor penggerak riset, pengabdian, dan daya saing bangsa," tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ratusan Driver Gojek Yogyakarta Turun ke Jalan, Loyalitas pada Sosok yang Dianggap Mengubah Nasib
-
Purna Tugas sebagai Rektor UII, Fathul Wahid Ditetapkan sebagai Rektor Rakyat
-
Lurah Aktif Condongcatur Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi