- PSS Sleman menang telak dari Kendal Tornado FC di Pegadaian Champhionship
- PSS menang 3-1 dari tim tamu
- Pola serangan menjadi titik penting kemenangan skuad Super Elja
"Kalau dalam pertandingan sepak bola hanya mengandalkan dari sektor sayap kemudian berhasil dimatikan, selesai tuh permainan," imbuhnya.
Pelatih asal Medan tersebut juga menyoroti mentalitas dan semangat juang para pemainnya yang dinilai luar biasa.
Ia menilai kemenangan kali ini merupakan hasil dari kerja keras di lapangan sekaligus penerapan strategi dengan disiplin tinggi.
Di sisi lain, Ansyari tak lupa memberikan apresiasi besar kepada suporter setia Super Elja yang hadir memenuhi stadion.
Menurutnya, dukungan penuh dari tribun menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan.
"Terima kasih untuk suporter, ini tadi pemain luar biasa semangatnya juga berkat bantuan suporter yang luar biasa, sekali lagi, terima kasih," terang dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai