- Gunungkidul menuju mandiri pangan
- Varietas semangka dan bawang merah yang ditanam di wilayah setempat menjadi andalan
- Pemkab terus mendorong petani di Gunungkidul naik kelas
Produksi Unggulan: Bawang Merah dan Semangka
Lurah Piyaman, Tugino, menjelaskan bahwa program Lumbung Mataraman dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukatani di lahan seluas 1,5 hektare.
Komoditas unggulan yang dihasilkan meliputi bawang merah varietas Tajuk (Thailand–Nganjuk) dan semangka jenis Inul.
Dari satu kuintal bibit bawang merah, petani mampu memanen lebih dari satu ton dengan harga jual sekitar Rp25.000 per kilogram.
Sementara itu, panen semangka dari 600 batang bibit menghasilkan lebih dari satu ton buah dengan harga jual Rp5.000 per kilogram.
Seluruh hasil pertanian dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran produk lokal Gunungkidul.
"Kami menjalankan program ini dengan hati-hati agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan sejalan dengan tujuan peningkatan kesejahteraan," jelas Tugino.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Drama Sidang Korupsi Sleman: Putra Eks Bupati Klaim Dapat Mandat dari Sekda dan Kepala Bappeda
-
Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah
-
Harapan Baru dari Perbukitan Menoreh, Petani Patihombo Mantap Kembangkan Kopi Arabika
-
Populasi Elang Jawa Terancam Punah, Habitat yang Berkurang Drastis Jadi Penyebab
-
Heboh Mbak Rara Pawang Hujan Ditegur Abdi Dalem Saat Labuhan Parangkusumo, Ini Respon Keraton Jogja