- Gunungkidul menuju mandiri pangan
- Varietas semangka dan bawang merah yang ditanam di wilayah setempat menjadi andalan
- Pemkab terus mendorong petani di Gunungkidul naik kelas
Produksi Unggulan: Bawang Merah dan Semangka
Lurah Piyaman, Tugino, menjelaskan bahwa program Lumbung Mataraman dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukatani di lahan seluas 1,5 hektare.
Komoditas unggulan yang dihasilkan meliputi bawang merah varietas Tajuk (Thailand–Nganjuk) dan semangka jenis Inul.
Dari satu kuintal bibit bawang merah, petani mampu memanen lebih dari satu ton dengan harga jual sekitar Rp25.000 per kilogram.
Sementara itu, panen semangka dari 600 batang bibit menghasilkan lebih dari satu ton buah dengan harga jual Rp5.000 per kilogram.
Seluruh hasil pertanian dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran produk lokal Gunungkidul.
"Kami menjalankan program ini dengan hati-hati agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan sejalan dengan tujuan peningkatan kesejahteraan," jelas Tugino.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja