- Pupuk subsidi di pasaran turun harga
- Petani Gunungkidul menyambut baik dengan turunnya harga itu
- Meski begitu, Pemkab Gunungkidul tetap mengawasi distribusi agar tak disalahgunakan
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Timbul Karya, Adi Sumartono, mengaku telah menerima sosialisasi terkait turunnya harga pupuk subsidi.
Ia menilai kebijakan ini sangat membantu petani dalam menjaga keberlanjutan aktivitas bercocok tanam.
"Kami menyambut baik kebijakan ini. Harapannya, selain harga turun, ketersediaan pupuk di pasaran juga terjaga agar petani tidak kesulitan mendapatkannya," kata Adi.
Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang terus menjaga stabilitas harga pupuk bersubsidi.
Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu petani agar tidak terbebani dalam menebus pupuk.
"Sebelumnya harga pupuk urea bisa mencapai lebih dari Rp100.000 per sak, sekarang turun menjadi sekitar Rp90.000. Ini tentu sangat meringankan beban petani," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri