- Pupuk subsidi di pasaran turun harga
- Petani Gunungkidul menyambut baik dengan turunnya harga itu
- Meski begitu, Pemkab Gunungkidul tetap mengawasi distribusi agar tak disalahgunakan
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Timbul Karya, Adi Sumartono, mengaku telah menerima sosialisasi terkait turunnya harga pupuk subsidi.
Ia menilai kebijakan ini sangat membantu petani dalam menjaga keberlanjutan aktivitas bercocok tanam.
"Kami menyambut baik kebijakan ini. Harapannya, selain harga turun, ketersediaan pupuk di pasaran juga terjaga agar petani tidak kesulitan mendapatkannya," kata Adi.
Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang terus menjaga stabilitas harga pupuk bersubsidi.
Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu petani agar tidak terbebani dalam menebus pupuk.
"Sebelumnya harga pupuk urea bisa mencapai lebih dari Rp100.000 per sak, sekarang turun menjadi sekitar Rp90.000. Ini tentu sangat meringankan beban petani," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Jeritan Hidup di Balik Asap Sate Malioboro: Kisah Kucing-kucingan PKL dan Dilema Perut yang Perih
-
7 Fakta Sidang Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polda DIY: Dari Pilox Hingga Jeritan Keadilan!
-
Pasar Murah di Yogyakarta Segera Kembali Hadir, Catat Tanggalnya!
-
Gempa Bumi Guncang Selatan Jawa, Pakar Geologi UGM Ungkap Penyebabnya
-
Kecelakaan Maut di Gamping, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Hantam Truk