- Pemkab Sleman menargetkan penanganan 693 RTLH senilai Rp12,43 miliar pada 2025 dan 964 rumah senilai Rp16,58 miliar pada 2026.
- Program yang dimulai sejak 2010 ini telah menangani 14.478 rumah, namun masih menyisakan 6.405 RTLH yang belum tertangani.
- Bantuan bervariasi (Rp10 juta hingga Rp20 juta) berdasarkan tingkat kerusakan dan kriteria penerima, didampingi oleh tenaga fasilitator lapangan.
Bagi penerima dari kategori Kartu Keluarga Miskin (KKM), besaran bantuan diberikan 100 persen, sementara Kartu Keluarga Rentan Miskin (KKRM) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) menerima 80 persen dari nilai tersebut.
Lebih lanjut, penggunaan dana bantuan difokuskan untuk pembelian material bangunan.
"Penggunaan bantuan hanya untuk pembelian material, kecuali keluarga KKM dapat menggunakan untuk upah sebesar 20 persen dari nilai bantuan," terangnya.
Proses pencairan dana dilakukan melalui transfer ke rekening penerima bantuan di Bank Sleman.
Dalam pelaksanaannya, setiap penerima bantuan RTLH akan didampingi oleh tenaga fasilitator lapangan (TFL).
"Setiap penerima bantuan RTLH didampingi oleh TFL mulai dari penyusunan proposal, penghitungan kebutuhan material, pendampingan dengan bank, pelaksanaan rehab rumah, hingga pelaporan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku