- The 101 Yogyakarta Tugu rayakan festive season dengan tema Lelana Biruma.
- Dekorasi dan kuliner terinspirasi dari kehidupan laut dan keberlanjutan.
- Perayaan puncak hadirkan buffet, seni instalasi, dan kembang api.
SuaraJogja.id - Menyambut festive season natal dan tahun baru, The 101 Yogyakarta Tugu Hotel menghadirkan konsep perayaan yang berbeda melalui tema Lelana Biruma yang menjadikan keindahan kehidupan dasar laut sebagai inspirasi utama.
Melalui konsep tersebut, hotel bintang empat ini memadukan dekorasi artistik, sajian kuliner nusantara sebagai hidangan utama, serta komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan dalam satu rangkaian perayaan akhir tahun kali ini.
General Manager The 101 Yogyakarta Tugu Hotel, Wahyu Wikan Trispratiwi, menjelaskan bahwa tema Lelana Biruma berasal dari makna perjalanan kehidupan bawah laut yang diwujudkan dalam dekorasi hotel hingga 31 Desember 2025.
"Kehidupan laut kami angkat dalam seluruh dekorasi yang ada. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kekayaan laut Indonesia, sekaligus pesan penting tentang lingkungan," ujarnya saat acara Lelana Biruma Festive Season Showcase pada Senin, 15 Desember 2025.
Komitmen tersebut sejalan dengan pencapaian The 101 Yogyakarta Tugu yang baru saja meraih Silver Winner kategori Sustainable Hotel dalam Wonderful Indonesia Awards 2025 dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi The 101 Yogyakarta Tugu dalam menerapkan kebijakan ramah lingkungan, mulai dari efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah, hingga kolaborasi dengan komunitas.
"Kami bekerja sama dengan komunitas Persada untuk pengumpulan sampah. Lalu dengan Fourkey, sampah diolah menjadi revenue yang disumbangkan untuk konservasi penyu, dari tukik hingga dilepasliarkan. Sampah organik kami olah menjadi kompos di basement dan pupuknya kami bagikan ke masyarakat sekitar," jelas Wahyu.
Selain itu, bangunan The 101 Yogyakarta Tugu sendiri telah mengantongi sertifikasi EDGE atau Excellence in Design for Greater Efficiencies sebagai green building dengan material yang ramah lingkungan.
Salah satu daya tarik utama Lelana Biruma adalah instalasi seni Long Lost Creature, hasil kolaborasi dengan TacTic Plastic. Co-Founder TacTic Plastic, Mutia, menyebut karya ini dibuat dari nol dalam waktu sekitar 10 hari dengan memanfaatkan sampah plastik.
Baca Juga: Kelana Kebun Warna: The 101 Yogyakarta Hadirkan Pameran Seni Plastik yang Unik dan Menyentuh
"Karya utama kami memvisualisasikan makhluk laut hybrid menyerupai paus orca, yang 80 persen materialnya berasal dari plastik kresek tanpa tambahan pewarna. Warnanya asli dari sampah itu sendiri," ungkap Mutia.
Instalasi ini juga menampilkan visual ikan mantare di depan hotel hingga hiasan lampu gantung berbentuk ubur-ubur yang terbuat dari bekas galon mineral sekali pakai. Seluruh karya ini pun menyampaikan pesan reflektif tentang dampak limbah terhadap ekosistem laut.
"Long Lost Creature adalah pengingat bahwa laut bukan hanya milik manusia. Jika limbah terus dibuang, bayangkan muncul spesies baru dari sampah. Itu akan berbahaya bagi keseimbangan ekosistem dan juga manusia," tambahnya.
Tak hanya visual, pengalaman festive juga diperkuat melalui sajian kuliner. Executive Chef The 101 Yogyakarta Tugu, Chef Risman Nurdiana, menghadirkan lebih dari 100 jenis hidangan yang mengangkat kekayaan biota laut dan kuliner nusantara.
"Kami menyajikan makanan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dikombinasikan dengan western food seperti beef wellington dan lamb rack. Untuk tahun baru, ada sentuhan Thailand karena grand prize berupa trip ke Pattaya," jelasnya.
Menu seafood seperti lobster, udang, kerang, salmon, dan tuna menjadi sorotan, namun tetap disediakan hidangan berbahan daging untuk tamu yang tidak menyukai seafood. Sementara itu, dessert ditata dengan ornamen bertema laut.
Berita Terkait
-
Kelana Kebun Warna: The 101 Yogyakarta Hadirkan Pameran Seni Plastik yang Unik dan Menyentuh
-
Peringati Hari Pahlawan, The 101 Yogyakarta Tugu dan Museum Benteng Vredeburg Hadirkan Pameran Seni Peaceful Harmony
-
Hadirkan ART MUSIC FESTIVAL 2022, Ini Sederet Acara yang Bisa Dinikmati di The 101 Yogyakarta Tugu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi