- Ketua BPPD DIY menanggapi kasus penipuan pemandu wisata palsu di kawasan Keraton Yogyakarta menjelang libur Nataru.
- Mitigasi meliputi peningkatan kualitas pemandu wisata resmi dan edukasi kewaspadaan bagi wisatawan yang berkunjung.
- BPPD DIY telah berkoordinasi dengan pemangku kebijakan lokal, namun penipuan akan terus berkembang modusnya.
"Tentunya, ada mitigasi-mitigasi yang akan kami lakukan di tahun depan. Jadi, untuk sementara itu dulu," tandasnya.
Saat ditanya apakah ada jaminan kasus scam tidak akan terulang, GKR Bendara menegaskan tidak ada jaminan mutlak. Ia menyebut, modus penipuan akan terus berkembang seiring upaya penindakan yang dilakukan.
"Tidak bisa ada jaminan, karena scam itu pasti akan ada dengan bentuk-bentuk yang lebih advance," tegasnya.
Meski demikian, pihaknya menekankan bahwa langkah yang bisa dilakukan adalah menangani setiap kasus secara bertahap dan konsisten. Tujuannya agar dampak yang dibuat tidak semakin meluas serta kepercayaan wisatawan tetap terjaga.
"Kita menanggulangi satu, bentuknya akan lebih advance dan berputar terus. Yang kita bisa lakukan adalah menangani satu demi satu pada saatnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG