- Satu kasus super flu terdeteksi di Sleman, DIY, pada bayi berusia di bawah satu tahun sekitar September–Oktober 2025.
- Dinas Kesehatan DIY memiliki sistem kewaspadaan dini untuk memantau penyakit pernapasan, meskipun deteksi jenis virus perlu waktu.
- Pasien kasus pertama tersebut telah dinyatakan sembuh, dan masyarakat diimbau tidak panik dengan tetap menjaga kebersihan.
"Kementerian juga menyatakan kasus ini tidak berat, rata-rata tidak berat. Jadi tidak perlu panik. Kalau sakit pakai masker, cuci tangan pakai sabun, tingkatkan daya tahan tubuh," jelasnya.
Ari menambahkan, selama periode libur Natal dan Tahun Baru, pemantauan juga tetap dilakukan. Namun dari laporan yang diterima, belum ada lonjakan khusus yang mengarah ke superflu sejauh ini.
"Pemantauan kita melalui dua sistem tadi tetap berjalan, termasuk saat Nataru. Setiap minggu ada analisa internal untuk kewaspadaan. Tetapi yang mengarah ke superflu sejauh ini belum ada laporan lagi," ungkapnya.
Ke depan, Dinkes masih menunggu kebijakan lanjutan dari Kementerian Kesehatan terkait penanganan super flu. Namun yang jelas kebijakan nasionalnya adalah penguatan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Kita menunggu surat edaran Kemenkes. dan kewajiban fasilitas kesehatan melaporkan kasus melalui sistem kewaspadaan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Sukses Bikin Merinding, '402: Rumah Sakit Angker Korea' Jadi Kandidat Horor Terseram Tahun Ini
-
Prabowo Dampingi PM India Narendra Modi Beribadah di Prambanan, 2.690 Personel Gabungan Siaga Penuh
-
Rekonstruksi Pembunuhan di Depan SMA 3 Jogja Digelar, Empat Orang Masih DPO
-
Perpres Cap LGBTQ Ancaman Nonmiliter, Dinsos DIY Belum Lakukan Penindakan, Fokus Perkuat Keluarga