- Pedagang menempati Pasar Terban baru sejak 10 Januari 2026, namun menghadapi kendala infrastruktur seperti ketiadaan eskalator dan desain kios yang tidak sesuai.
- Pedagang kuliner lantai atas kesulitan melayani pembeli karena harus sering naik turun tangga tanpa bantuan eskalator yang diinginkan.
- Penjahit mengalami kerugian karena harus membongkar meja permanen di kios baru dengan biaya pribadi agar mesin jahit dapat digunakan.
Keluhan juga disampaikan dari zona jasa permak celana dan tas. Di salah satu kios, Hartini, penjahit permak jeans yang sudah lebih dari 10 tahun berjualan di Pasar Terban lama, masih sibuk membereskan sisa bongkaran meja beton.
Dia mengaku belum bisa membuka lapaknya karena meja permanen di kios barunya justru menjadi penghalang utama untuk bekerja.
"Mesin jahit enggak bisa masuk. Mesin kecil saja mentok," ujarnya.
Tanpa banyak pilihan, Hartini akhirnya membongkar meja beton tersebut. Biaya pembongkaran tak sedikit, hampir Rp 1 juta untuk dua lapis meja dengan besi cor tebal.
"Satu meja Rp450 ribu. Ini dua, jadi hampir Rp900 ribu. Biaya sendiri," ungkapnya.
Ia menyebut tidak ada penjelasan teknis sejak awal terkait desain kios. Pedagang baru mengetahui kondisi lapak setelah bangunan selesai dan tempat dibagikan.
Padahal saat masa awal pindah, modal pedagang sudah terkuras untuk adaptasi. Pengeluaran tambahan ini dirasakan cukup berat, terlebih ketika penghasilan belum kembali stabil.
"Tahu-tahu sudah jadi. Kita bawa mesin ke sini, baru tahu enggak bisa dipakai," tandasnya.
Seperti Ira, Hartini pun merasakan sepinya pelanggan di pasar yang baru tersebut. Ia mengandalkan pelanggan lama yang diberi kabar lewat pesan WhatsApp.
Baca Juga: Kekayaan Bersih Nicolas Maduro Terungkap: Dari Sopir Bus hingga Presiden Kontroversial Venezuela
"Kemarin dapat dua [pelanggan], hari ini satu. Tapi sudah ada jahitan dari pelanggan lama," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit
-
Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang