- Tiga mobil bekas seharga Rp80 jutaan direkomendasikan karena desainnya masih menarik dan perawatannya mudah.
- Honda City GM2 (2010) unggul pada kabin lega dan irit bahan bakar, dijuluki "Civic paket hemat".
- Toyota Corolla Altis Gen 2 (2008) menawarkan fitur melimpah, sedangkan Camry XV40 (2007) beri kenyamanan premium.
SuaraJogja.id - Mencari mobil bekas dengan harga terjangkau seringkali dihadapkan pada pilihan desain yang sudah ketinggalan zaman.
Namun, siapa sangka, di rentang harga Rp80 jutaan, Anda masih bisa menemukan "permata tersembunyi" yang tidak hanya memiliki desain timeless atau tak lekang oleh waktu, tetapi juga dikenal irit dan mudah perawatannya.
Ini adalah kabar gembira bagi Anda yang ingin tampil gaya ala mobil modern tanpa harus menguras dompet.
Berdasarkan ulasan terbaru dari AMH Channel, berikut adalah 3 mobil pilihan yang memiliki aura "mobil masa kini" dan sangat layak untuk dipertimbangkan sebagai kendaraan harian Anda.
1. Honda City GM2 (2010): Sedan Agresif "Civic Paket Hemat"
"Honda City generasi kelima (GM2) ini adalah contoh nyata desain Honda yang agresif namun tetap mewah." Honda City GM2 tahun 2010 adalah pilihan pertama yang menarik perhatian.
Meskipun usianya sudah lebih dari satu dekade, desainnya masih terlihat segar dan sering dijuluki sebagai "Civic paket hemat" karena kemiripan auranya.
Keunggulan utamanya terletak pada posisi mengemudi yang ergonomis, kabin yang sangat lega, serta kapasitas bagasi yang luas, menjadikannya praktis untuk berbagai kebutuhan.
Mesinnya dikenal irit bahan bakar, menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan (fun to drive), dan yang terpenting, biaya perawatannya tidak semahal yang dibayangkan banyak orang.
Baca Juga: Honda Brio RS vs Suzuki Ignis GX: Siapa yang Paling Layak Dibeli?
Dengan estimasi harga sekitar Rp88 juta dan pajak tahunan ± Rp3,2 juta, City GM2 adalah paket lengkap untuk gaya dan fungsionalitas.
2. Toyota Corolla Altis Gen 2 (2008): Sedan Berkelas dengan Fitur Melimpah
Jika Anda ingin mobil yang terlihat mahal dan berkelas namun dengan harga "ramah kantong", Altis Gen 2 adalah solusinya.
Toyota Corolla Altis generasi kedua tahun 2008 menawarkan kemewahan khas anak muda dengan desain yang dinamis dan elegan. Mobil ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan premium tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Fitur yang disematkan pada Altis Gen 2 tergolong sangat melimpah untuk mobil di rentang harga Rp80 jutaan, mulai dari keyless access , engine start stop button , hingga sensor parkir otomatis.
Perawatannya sangat terjamin karena ini adalah produk Toyota yang dikenal bandel, dan konsumsi BBM-nya pun tergolong irit untuk pemakaian harian. Dengan harga sekitar Rp87 juta dan pajak tahunan ± Rp2,6 juta, Altis Gen 2 adalah pilihan cerdas untuk tampil berkelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan
-
Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah
-
Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit
-
Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
-
Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten