- Peristiwa dugaan klitih terjadi di Jetis, Bantul, Minggu dini hari (8/2/2026), melibatkan pengejaran dan penyerangan mobil dengan senjata tajam.
- Pelaku menyerang mobil korban menggunakan clurit setelah dicurigai dan dibuntuti, menyebabkan kerusakan bodi mobil dan kerugian materiil Rp8 juta.
- Polisi berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial RZW (16) dan RR (18) berikut barang bukti, sementara satu pelaku lain masih dalam pengejaran.
SuaraJogja.id - Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi diduga kejahatan jalanan atau sering disebut klitih, viral di media sosial pada Minggu (8/2/2026). Dalam video yang beredar, terlihat kepanikan warga yang dikejar sekelompok orang dengan membawa senjata tajam (sajam).
Berdasarkan narasi yang diunggah di medsos, peristiwa itu merupakan bentrok antara warga dan rombongan diduga klitih di daerah Patalan, Bantul.
Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Jalan Imogiri Barat, Dusun Barongan, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Kronologi bermula ketika pelapor dan saksi mencurigai gerak-gerik tiga orang yang berboncengan satu motor di Ring road Wojo, Sewon, Bantul.
Kemudian saat pelapor berbelok ke arah selatan, tiba-tiba dari arah utara ada sepeda motor berboncengan tiga yang menerobos lampu merah. Merasa curiga, pelapor kemudian membuntuti kendaraan tersebut.
Situasi memanas ketika rombongan pelaku melambatkan laju kendaraan di depan swalayan daerah Sewon dan meminta pelapor untuk mendahului.
"Pada saat menyalip sepeda motor tersebut, pembonceng dari sepeda motor mengeluarkan senjata tajam jenis clurit dan menyabetkannya ke mobil pelapor yang mengenai bodi depan sebelah kanan," kata Rita saat dikonfirmasi, Minggu sore.
Setelah itu sepeda motor melaju dengan kencang ke arah selatan. Senjata tajam jenis clurit yang dibawa sempat ditempelkan ke aspal sehingga menimbulkan percikan api.
Aksi kejar-kejaran terus berlanjut hingga ke wilayah Barongan, Jetis. Para pelaku yang beringas kembali melakukan perusakan terhadap kendaraan korban sebelum akhirnya berusaha melarikan diri ke area perkampungan penduduk.
Baca Juga: Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
"Saat itu oleh pelapor terus dikejar dan sesampai di Barongan Jetis Bantul dua orang pembonceng sepeda motor kembali melakukan pemukulan ke arah kap bagian depan mobil dengan menggunakan sajam secara berulang-ulang dan langsung melarikan diri ke arah perkampungan," ungkapnya.
Aksi kejar-kejaran di dalam pemukiman itu yang kemudian terekam cctv dan viral di media sosial.
Tak lama usai kejadian itu Unit Reskrim Polsek Jetis yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju lokasi. Polisi mendapat kabar bahwa warga telah menangkap dua orang laki-laki terduga pelaku yang membawa sajam jenis celurit.
Adapun dua terduga pelaku yang berhasil diamankan yakni berinisial RZW (16) yang masih berstatus pelajar SMK, dan RR (18) yang berstatus pengangguran.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua buah celurit dan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox. Sementara satu pelaku lain berinisial C masih dalam pengejaran.
"Dari hasil interogasi awal kedua orang laki-laki tersebut mengakui telah melakukan pengrusakan sebuah mobil dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit di Jalan Imogiri Barat Dusun Barongan, Sumberagung, Jetis, Bantul," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat
-
Full House di Jogja, Film 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan' Sukses Sentuh Hati Penonton
-
Pembangunan PSEL DIY Mundur ke 2028, Nasib Pengelolaan Sampah Kabupaten dan Kota Masih Abu-abu
-
Lebih dari 100 Seniman Sajikan Art is All Around di PORTA by Ambarrukmo