- Harga bahan pokok DIY melonjak signifikan menjelang Ramadan, meliputi telur Rp30 ribu dan cabai rawit Rp90 ribu per kg.
- DPRD mendesak Pemda DIY mengambil langkah konkret seperti operasi pasar untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
- Kenaikan harga ini mencerminkan lemahnya kesiapan sistem pangan DIY yang sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Di sisi lain, distribusi juga menghadapi tantangan logistik. Ketika permintaan bergerak lebih cepat dibanding pasokan, maka harga menjadi mekanisme penyesuaian paling cepat di pasar.
Di DIY, persoalan menjadi lebih kompleks karena daerah ini berperan sebagai wilayah konsumen yang sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ketergantungan ini membuat stabilitas harga lebih rentan terhadap gangguan distribusi dan fluktuasi produksi di daerah produsen.
"Dampak sosialnya besar. Inflasi pangan jauh lebih memberatkan dibanding inflasi nonpangan, terutama bagi kelompok rentan. Karena itu, stabilitas harga pangan bukan hanya isu ekonomi, tetapi juga persoalan keadilan sosial," tandasnya.
Berbagai intervensi seperti operasi pasar dan pasar murah sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat. Namun Dinda menilai selama ini cenderung bersifat reaktif.
Karena itu diperlukan pendekatan yang lebih sistemik dan antisipatif. Ramadan seharusnya diperlakukan sebagai periode peak demand yang permanen dan terprediksi sehingga perencanaan produksi, distribusi, serta penguatan cadangan pangan daerah perlu disiapkan jauh hari sebelum lonjakan terjadi.
"Jika sistem cadangan pangan kuat, rantai pasok efisien, dan data produksi serta konsumsi terintegrasi, maka lonjakan harga bukan lagi keniscayaan. Itu risiko yang bisa dikelola," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik