- Pemda DIY tidak mampu rehabilitasi jalan pada 2025–2026 karena keterbatasan fiskal APBD daerah.
- Saat ini, Pemda DIY hanya fokus pada pemeliharaan rutin seperti tambal sulam jalan akibat anggaran terbatas.
- Kerusakan jalan diperparah oleh kendaraan berat melebihi kapasitas, Pemda berharap dukungan dana dari pusat.
Namun dengan kondisi fiskal saat ini, Pemda DIY berharap ada dukungan dari pemerintah pusat. Misalnya melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Ini sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
"Kami berharap ada support dari pusat untuk membantu perbaikan jalan daerah. Kalau hanya mengandalkan APBD, memang sangat berat," ujarnya.
Meski belum optimal, Pemda DIY tetap berupaya menjaga agar jalan tetap bisa difungsikan melalui pemeliharaan rutin. Strategi tambal sulam dinilai menjadi solusi sementara di tengah keterbatasan anggaran.
"Untuk saat ini, yang bisa kita lakukan adalah menjaga agar jalan tetap layak dilalui. Tambal dulu yang berlubang, supaya tidak membahayakan pengguna jalan," imbuhnya.
Sebelumnya Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, mengungkapkan jalan rusak di sejumlah ruas wilayah Yogyakarta mencapai 10 persen. Lubang-lubang muncul di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, hingga perbatasan Purworejo.
"Kemunculan lubang-lubang pada jalan itu dipengaruhi tingginya intensits hujan beberapa hari terakhir," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu