- Polda DIY menyiapkan personel di GT Purwomartani untuk mengurai potensi kemacetan saat pembukaan tol fungsional.
- Tol fungsional Segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 12,25 km hanya untuk Golongan I dengan batas kecepatan 40 km/jam.
- Akses Tol Purwomartani gratis namun dikenakan tarif di gerbang tol selanjutnya menuju Solo, Jakarta, atau Surabaya.
SuaraJogja.id - Polda DIY bakal menyiapkan personel untuk berjaga di area gerbang tol (GT) Purwomartani. Hal itu disiapkan untuk mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi saat dibuka secara fungsional.
Karo Ops Polda DIY, Kombes Pol Rendra Radita Dewayana menuturkan pihaknya sudah memetakan beberapa titik yang rawan kemacetan. Tim urai nantinya akan ditempatkan pada berbagai titik.
"Nanti ada pos pantau yang berfungsi untuk mengurai. Terutama di pintu masuk Purwomartani," kata Rendra, Rabu (11/3/2026).
Selain itu nantinya akan didirikan pos pantau di dekat tol fungsional Segmen Prambanan-Purwomartani. Sejumlah personel akan ditempatkan di pos tersebut untuk membantu arus lalu lintas para pemudik.
"Di sana kami tempatkan anggota kita untuk melayani masyarakat, saudara-saudara pemudik. Manakala terjadi kemacetan, maka di sana ada tim urai yang siap melayani masyarakat," imbuhnya.
Rendra bilang fungsional tol Segmen Prambanan-Purwomartani nantinya akan dipakai sebagai salah satu pintu keluar dari wilayah DIY.
Melalui Gerbang Tol Purwomartani, pengendara nantinya dapat keluar menuju daerah Solo atau melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta maupun Surabaya.
Mengingat masih dibuka secara fungsional, Rendra mengingatkan batas kecepatan selama mengemudi di jalan tol.
"Kalau batas kecepatan untuk para pemudik 40 km/jam, tetapi juga nanti bisa dikurangi lagi melihat bagaimana kondisi jalur ini," tegasnya.
Baca Juga: Polemik Relokasi SDN Nglarang usai Terdampak Proyek Tol Jogja-Solo-YIA, Bupati Sleman Buka Suara
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY B. Widya Mustikaningrum menjelaskan bahwa ruas Tol Purwomartani-Prambanan akan difungsionalkan dengan panjang sekitar 12,25 kilometer.
Ruas tol tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I, yaitu kendaraan ringan seperti sedan, jip, minibus, pick-up atau truk kecil, serta bus.
"Memasuki Tol Purwomartani ini gratis, namun di gerbang tol berikutnya tetap dikenakan tarif," kata Widya.
Pihaknya mengimbau para pengguna ruas tol untuk selalu mengecek saldo uang elektronik.
"Kendaraan yang sudah masuk dari Tol Purwomartani tidak dapat keluar di Prambanan, melainkan langsung menuju Gerbang Tol Klaten maupun seterusnya," ujarnya.
Sementara itu, bagi para pemudik yang menuju wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dari arah Jawa Tengah, dapat memanfaatkan akses keluar melalui Exit Tol Prambanan maupun beberapa exit tol lainnya yang berada di wilayah Klaten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh