ilustrasi penyakit campak pada anak (freepik.com/freepik)
Baca 10 detik
- Campak disebabkan virus RNA, sering muncul saat liburan, dan masih menjadi perhatian serius di Indonesia.
- Penularan terjadi melalui percikan udara, ditandai demam, batuk, ruam, serta berpotensi komplikasi serius.
- Pencegahan utama adalah vaksinasi MMR tiga kali dan menjaga pola hidup bersih serta sehat secara konsisten.
Pencegahan adalah kunci utama, terutama di tengah peningkatan interaksi sosial. "Vaksinasi campak atau MMR merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyakit ini," kata dr. Regina.
Vaksin ini direkomendasikan diberikan tiga kali kepada anak, yaitu pada usia sembilan bulan, dua tahun, serta lima sampai enam tahun. Selain vaksinasi, penerapan pola hidup bersih dan sehat juga tak kalah penting.
Menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, menggunakan masker saat sakit, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta rutin berolahraga adalah langkah-langkah sederhana namun efektif untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman campak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta