Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Pemerintah pusat mendorong WFA ASN untuk efisiensi BBM dan biaya operasional kantor, namun Pemda DIY mencermati dampaknya.
- Pemda DIY mempertanyakan efektivitas pengurangan konsumsi BBM serta potensi kekurangan jam kerja ASN menjadi 32 jam per minggu.
- Pemda DIY berpendapat efisiensi dapat dicapai melalui pembatasan kendaraan dinas daripada penerapan WFA total karena layanan publik.
Made menambahkan isu efisiensi anggaran di sejumlah daerah yang bahkan berdampak pada pengurangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Namun dia menegaskan hingga saat ini Pemda DIY belum mengambil langkah tersebut.
Apalagi Pemda DIY sebenarnya sudah menerapkan prinsip efisiensi jauh sebelum kebijakan efisiensi nasional diperkuat melalui regulasi pemerintah pada 2025. Arah kebijakan pembangunan di DIY selama ini selalu berfokus pada prioritas program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
"Kita sebenarnya sudah cukup efisien sejak sebelum 2025, karena kita menyadari kapasitas fiskal daerah memang terbatas," katanya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat
-
Full House di Jogja, Film 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan' Sukses Sentuh Hati Penonton