Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 17 April 2026 | 15:42 WIB
Pembangunan Masjid Hj. Anis Syarifah di Desa Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo Jumat (17/4/2026). (Istimewa).
Baca 10 detik
  • Pengusaha Muhammad Suryo membangun Masjid Hj. Anis Syarifah di Desa Palihan, Kulon Progo, sebagai pemenuhan janji kepada mendiang istrinya.
  • Prosesi peletakan batu pertama masjid dilakukan pada Jumat (17/4/2026) di lokasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi Maret lalu.
  • Pembangunan masjid ini didukung pemerintah dan warga setempat karena dinilai strategis serta bermanfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat sekitar.

SuaraJogja.id - Bos rokok HS, Muhammad Suryo membangun sebuah masjid tepat di lokasi kecelakaan yang menyebabkan istrinya meninggal dunia di Kabupaten Kulon Progo, DIY. 

Pembangunan tempat ibadah ini merupakan bentuk pemenuhan janji dan kado ulang tahun untuk mendiang istrinya. Masjid itu akan diberi nama sang istri, Hj Anis Syarifah.

Pembangunan Masjid Hj. Anis Syarifah itu dilakukan di Desa Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo itu Jumat (17/4/2026).

"Saya bukan hanya sebagai seorang hamba yang ingin membangun tempat ibadah, tapi sebagai seorang suami yang ingin menunaikan janji cinta. Masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya," kata Suryo, Jumat siang.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan dihadiri oleh keluarga, perangkat desa, serta warga setempat.

"Saya ingin masjid ini bermanfaat untuk banyak orang, menjadi amal jariyah untuk istri saya," ucapnya.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menyebut letak masjid ini sangat strategis karena berada di area pintu masuk utama Kabupaten Kulon Progo, menjadikannya wajah pertama yang menyapa siapa pun yang berkunjung.

"Pemerintah Kabupaten mendukung penuh pembangunan ini. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama" ungkap Ambar. 

Respons Positif Warga dan Pemerintah Setempat

Baca Juga: Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi

Lurah Palihan, Kaliso, mengapresiasi inisiatif pembangunan masjid di atas lahan seluas kurang lebih 1.500 meter persegi tersebut. Menurutnya, keberadaan masjid di lokasi tersebut sudah lama dinantikan oleh warga.

"Dulu di sini hanya ada surau kecil. Kami sudah lama berencana membangun masjid namun baru terealisasi sekarang," ujar Kaliso.

Selain untuk beribadah keberadaan masjid ini, kata Kaliso, diyakini akan dirasakan manfaatnya untuk masyarakat luas. Pasalnya lokasi masjid di atas lahan seluas kurang lebih 1500 meter itu berada di pinggir jalan utama menuju Bandara YIA.

"Pasti akan ramai pengendara yang datang beribadah. Tentu kami akan senang karena pasti akan berdampak pada masyarakat termasuk pengembangan UMKM," tandasnya.

Sementara itu, Surati Julia Wijayanti, istri dari pengendara motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut turut hadir dalam acara tersebut. 

Ia mengungkapkan bahwa Muhammad Suryo telah memenuhi seluruh komitmen bantuan. Mulai dari biaya pengobatan suami dan anaknya hingga jaminan pendidikan.

Load More