Suhardiman
Jum'at, 17 April 2026 | 16:20 WIB
Petani Punk Gunungkidul. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pratisna Sibag mendirikan komunitas Petani Punk di Gunungkidul pada tahun 2018 untuk mengajak pemuda mengelola lahan pertanian produktif.
  • Komunitas tersebut kini mendampingi lebih dari 120 pemuda dengan memanfaatkan lahan tidur untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
  • Kelompok ini berperan sebagai pemasok bahan pangan program Makan Bergizi Gratis sekaligus pengawas kualitas dan transparansi program pemerintah.

“Kami ini kalau salah ya bilang salah, kalau benar ya jalan terus,” tegas Sibag.

“Kalau besok di dapur MBG ada yang tidak beres, suara kami akan lebih kencang dari siapa pun. Karena kami ada di dalamnya,” ucapnya.

Peran ganda ini membuat komunitas Petani Punk tak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, tapi juga ikut menjaga transparansi dan kualitas program publik.

Dari anak-anak yang dulu dipandang sebelah mata, mereka kini berdiri sebagai petani, penggerak komunitas, sekaligus penjaga integritas.

Load More