- Tujuh bilah demung perunggu hilang dicuri dari ruang gamelan FIB UGM pada Selasa, 14 April 2026 siang.
- Dua orang pelaku terekam kamera pengawas saat melakukan aksi pencurian yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp12 juta tersebut.
- Pihak kampus menduga pelaku pencurian identik dengan orang yang melakukan tindakan serupa di ISI Yogyakarta dan Surakarta.
SuaraJogja.id - Kasus pencurian gamelan terjadi di Gedung Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (FIB UGM). Sebanyak tujuh bilah demung dilaporkan hilang dari ruang gamelan Gedung Margono lantai 4.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menyampaikan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah petugas keamanan melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas.
"Polsek Bulaksumur mendatangi laporan satpam UGM Fakultas Ilmu Budaya tentang adanya dugaan tindak pidana pencurian gamelan di Gedung Fakultas Ilmu Budaya lantai 4 ruang gamelan UGM," kata Argo saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (17/4/2026).
Disampaikan Argo, gamelan yang diduga dicuri tersebut berupa demung laras slendro sebanyak 7 bilah.
Ia menjelaskan, peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.52 WIB. Pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga masuk ke area kampus dan mengambil bagian gamelan tersebut saat situasi relatif sepi.
"Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 14 April 2026 sekira pukul 14.52 WIB, yang dilakukan oleh orang tidak dikenal dengan cara masuk ke area Fakultas Ilmu Budaya UGM lantai 4," ujarnya.
Sementara itu, Dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM, Rudy Wiratama, menjelaskan, informasi awal justru datang dari mahasiswa yang menyadari adanya gamelan yang hilang.
"Hari Rabunya ada mahasiswa yang melaporkan. Mahasiswa yang melaporkan bahwa, kok ini gamelannya di (Gedung) Margono ada yang hilang," ujar Rudy.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV, Rudy menyebut pelaku diduga berjumlah dua orang dan sempat mencoba masuk ke ruang gamelan pada siang hari. Namun pelaku sempat mengurungkan niat sebab masih ada mahasiswa di lokasi gamelan.
Baca Juga: ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
"Jadi dia berboncengan dengan seseorang, jadi pelakunya ini dua orang, berboncengan, turun dari pintu selatan, kemudian naik dia, naik ke ruang gamelan," ucapnya.
Ia menambahkan, bagian gamelan yang diambil yakni bilah demung berbahan perunggu. Sehingga lebih mudah dibawa dibandingkan rangka atau rancakan yang berat.
Kerugian diperkirakan bisa mencapai lebih dari Rp12 juta jika dihitung dengan harga baru.
Lebih lanjut, diungkapkan Rudy ada indikasi bahwa pelaku yang terekam CCTV memiliki kemiripan dengan pelaku pencurian gamelan di kampus lain seperti ISI Yogyakarta dan ISI Surakarta dalam beberapa bulan terakhir.
"Ketika kita cocokkan dengan institusi lain yang juga kehilangan gamelan, baik itu ISI Yogyakarta maupun ISI Surakarta, itu ada indikasi orangnya itu sama, identik," ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya peristiwa ini kepada kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight