Pelatihan tanggap bencana di sejumlah sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Dok: InJourney Destination Management).
Baca 10 detik
- InJourney Community Care melatih 300 siswa di Yogyakarta mengenai keterampilan mitigasi dan evakuasi darurat menghadapi ancaman Sesar Opak.
- Program edukasi bencana ini menargetkan 1.000 siswa dari sepuluh sekolah di wilayah DIY sebelum Mei tahun 2026 mendatang.
- Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan mental dan teknis generasi muda agar mampu bertindak tenang serta selamat saat bencana.
Kepala Sekolah SMA 5 Yogyakarta, Siti Hajarwati, menekankan bahwa sarana prasarana sekolah tidak akan berarti tanpa pengetahuan yang mumpuni dari individunya.
"Pelatihan ini melengkapi sarana prasarana yang tersedia. Kalau pengetahuan kita terkait kebencanaan tidak didukung oleh pengetahuan dari masing-masing dari kita semua, maka sama saja bohong," tandas Siti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais