Ilustrasi pertanian berkelanjutan.(Pexels/Lokman Hossain)
Baca 10 detik
- Kenaikan harga BBM dan material plastik global memicu lonjakan biaya distribusi serta pengemasan petani di Yogyakarta.
- Data BPS DIY mencatat Nilai Tukar Petani pada April 2026 turun 2,89 persen akibat kenaikan biaya operasional.
- Sektor peternakan paling terdampak penurunan kesejahteraan karena lonjakan biaya transportasi yang memengaruhi harga pakan ternak.
Meskipun pemerintah pusat masih menggelontorkan subsidi pupuk untuk tahun anggaran 2026, termasuk 45.524 ton urea dan 42.777 ton NPK untuk DIY tekanan di sektor hilir seperti distribusi dan pengemasan tetap menjadi tantangan berat yang harus dihadapi para pahlawan pangan di Yogyakarta saat ini. Pemerintah daerah kini berupaya menjaga stabilitas lewat bantuan sarana produksi dan operasi pasar untuk menopang harga.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi