Tasmalinda
Senin, 01 Juni 2026 | 20:38 WIB
BEM UGM berubah Jadi SEMA, pemilu mahasiswa dihapus dan diganti meritokrasi
Baca 10 detik
  • BEM UGM resmi bertransformasi menjadi Serikat Mahasiswa UGM di Bundaran UGM pada Senin, 1 Juni 2026.
  • Organisasi ini mengganti sistem pemilihan umum dengan mekanisme kepemimpinan berbasis meritokrasi berdasarkan kompetensi serta rekam jejak.
  • SEMA UGM kini membatasi representasi organisasi hanya bagi anggotanya tanpa mengklaim mewakili seluruh mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Sharon menilai selama ini BEM kerap dipersepsikan sebagai representasi seluruh mahasiswa UGM. Padahal, menurutnya, mahasiswa memiliki latar belakang, pandangan, dan kepentingan yang beragam.

Karena itu, SEMA memilih menempatkan diri sebagai organisasi yang mewakili anggotanya tanpa mengklaim berbicara atas nama seluruh mahasiswa UGM.

"BEM selama ini sering diposisikan sebagai representasi seluruh mahasiswa UGM. SEMA berbeda karena menempatkan diri sebagai organisasi yang mewakili anggota tanpa mengklaim berbicara atas nama seluruh mahasiswa," ujarnya.

Fokus Susun Aturan Baru

Saat ini, SEMA UGM memiliki sekitar 350 anggota yang berasal dari keberlanjutan struktur organisasi sebelumnya.

Dalam waktu dekat, organisasi tersebut akan fokus menyelesaikan proses transformasi, termasuk menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) baru, memperkuat sistem kaderisasi, serta membangun budaya organisasi yang lebih berorientasi pada kompetensi.

"SEMA membangun budaya organisasi yang berorientasi pada kompetensi dan kapasitas anggota," kata Sharon.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga: BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa

Load More