- Polda DIY sedang menyelidiki dugaan malapraktik di RSUD Prambanan setelah seorang balita meninggal dunia pasca tindakan sedasi April 2026.
- Keluarga melaporkan kasus tersebut ke Polda DIY pada 17 Mei 2026 karena mempertanyakan prosedur medis saat pemeriksaan CT scan.
- Polisi telah memeriksa lima saksi, sementara pihak RSUD Prambanan menyatakan sudah melakukan audit internal terkait kematian pasien tersebut.
"Kondisinya sehat, dia tuh normal, ceria, aktif. Terus begitu diperiksain di rumah sakit itu dia datang kayak gitu, terus pemeriksaan CT scan sampai dia enggak sadar, sampai dia meninggal itu yang mau saya pertanyakan ke pihak rumah sakit," ungkapnya.
Kata RSUD Prambanan
Di tengah proses penyelidikan yang berjalan, Direktur RSUD Prambanan Ratih Susila menyatakan pihak rumah sakit telah melakukan audit medis internal terkait kasus tersebut.
"Kalau untuk internal kami rumah sakit, kami sudah melakukan audit medis," kata Ratih.
Ratih mengatakan dokter yang menangani pasien masih aktif bertugas. Ia menyebut dokter yang dilaporkan merupakan dokter spesialis anak.
Meski demikian, pihak rumah sakit belum bersedia membeberkan secara rinci kronologi medis, prosedur sedasi, maupun hasil audit terkait penyebab kematian pasien. RSUD Prambanan berencana menyampaikan penjelasan resmi kepada keluarga dan publik dalam waktu dekat.
"Jadi, saat ini RSUD Prambanan itu sedang merencanakan untuk jadwal kami memberikan keterangan medis kepada pihak keluarga dan kuasa hukumnya. Dan ini kami sedang menunggu jadwal dari kuasa hukum pihak keluarga," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Kegiatan Edukatif Sekolah Dasar
-
Satgas PPKPT Pastikan Kampus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan dan Perundungan
-
Minta Rp15 Juta Tak Kunjung Diberi, Anak di Bantul Bakar Rumah Orang Tuanya