Budi Arista Romadhoni
Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB
Tim mahasiswa UGM ciptakan camilan bantu cegah gangguan kecemasan. (Dok: tim mahasisw UGM).
Baca 10 detik
  • Tim mahasiswa UGM mengembangkan inovasi kesehatan mental guna menanggapi tingginya angka kecemasan dan bunuh diri di Indonesia.
  • Produk CalmBar dan sistem aplikasi SELF-SCAN dirancang sebagai solusi preventif berbasis nutrisi serta sistem metakognitif bagi pemuda.
  • Inovasi tersebut berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang International Youth Summit 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dipaparkan Amal, integrasi kedua inovasi tersebut terlihat dari pendekatan yang digunakan. Pada CalmBar, pengguna tidak hanya mengkonsumsi makanan fungsional, tapi sekaligus mendapatkan panduan breathing exercise dan teknik grounding 5-4-3-2-1 yang tercantum pada kemasan produk. 

Di sisi lain, SELF-SCAN memperkuat proses tersebut melalui fitur-fitur seperti Algorithmic Trigger Radar, The Auditor, dan Pattern Intelligence yang membantu pengguna mengidentifikasi pemicu kecemasan, melakukan refleksi diri, serta membangun ketahanan mental jangka panjang. 

Tim menjelaskan bahwa tujuan utama dari pengembangan inovasi ini adalah mengubah paradigma penanganan kesehatan mental dari yang bersifat reaktif menjadi preventif. 

"Kesehatan mental bukan hanya tentang mengatasi gejala, tetapi juga membangun kemampuan untuk mengenali dan mengelola proses berpikir serta respons emosional secara mandiri," tambahnya. 

Kedua inovasi yang dikembangkan mahasiswa ini, berhasil meraih Silver Medal Theme Sub Health, Silver Medal Sub Theme Food, dan Favorite Poster Theme Sub Food di ajang 5th International Youth Summit (IYS) 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30-31 Mei 2026.

Ke depan, tim berharap inovasi yang mereka kembangkan tidak berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat dilanjutkan melalui penelitian, pengembangan prototipe, hingga implementasi nyata di masyarakat. 

Load More