- Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta membentuk Centre for GEDSI dan Satgas PPKPT pada Kamis, 23 Juli 2026.
- Kedua lembaga kampus tersebut menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan serta perundungan.
- Erin Gayatri menyatakan bahwa sivitas akademika harus mengenali tanda-tanda kekerasan secara dini untuk mencegah dampak serius.
"Edukasi, peningkatan literasi, serta penyediaan ruang konsultasi menjadi langkah penting untuk mencegah kekerasan sekaligus memastikan korban maupun pihak yang membutuhkan bantuan tidak merasa sendirian," jelasnya.
Selain kekerasan berbasis gender, perundungan juga menjadi persoalan yang mendapat perhatian serius di lingkungan pendidikan. Tindakan mengejek, merendahkan, mengucilkan, maupun mempermalukan seseorang tidak semestinya dianggap sebagai candaan apabila telah membuat korban merasa tertekan atau tidak aman.
Karena itu budaya saling menghormati dibangun dalam kehidupan kampus. Setiap individu harus memahami batasan pribadi orang lain dan tidak menjadikan kondisi, latar belakang, maupun perbedaan seseorang sebagai alasan untuk melakukan diskriminasi atau perundungan.
Mahasiswa juga didorong untuk lebih peka terhadap kondisi teman di sekitarnya. Perubahan perilaku, menarik diri dari lingkungan sosial, atau terlihat mengalami tekanan dapat menjadi tanda bahwa seseorang sedang menghadapi persoalan yang membutuhkan dukungan.
"Ketika mengetahui adanya dugaan kekerasan atau perundungan, mahasiswa dapat mendorong korban untuk mendapatkan bantuan melalui mekanisme yang tersedia di kampus," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi