Ilustrasi Kekeringan. (Pixabay/ Marion)
Baca 10 detik
- Sebanyak 68 kepala keluarga di Dusun Kemesu kesulitan air bersih setiap kemarau karena tinggal di perbukitan kapur.
- Warga terpaksa membeli tangki air dari Wonogiri seharga Rp120.000 setelah tandon pribadi mereka mengering dalam satu bulan.
- Warga telah menerima puluhan bantuan tangki air namun tetap mengharapkan pembangunan sumur bor permanen dari pemerintah.
"Alangkah baiknya bilamana ada yang sudi memberi itu kami ingin meminta bantuan sumur bor agar tidak meminta terus-menerus tiap tahun begitu, agar bisa bermanfaat begitu," ujarnya.
Tanpa solusi permanen, kemarau berpotensi terus memaksa warga membeli air dengan penghasilan yang terbatas. Bagi sebagian petani, pilihan terakhirnya tetap sama yakni mengurangi ternak yang seharusnya menjadi tabungan keluarga demi mendapatkan air untuk bertahan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia