Budi Arista Romadhoni
Senin, 10 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Warga mendapatkan ayam yang dibagikan peternak di Malioboro, Senin (10/8/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi).
Baca 10 detik
  • Ribuan peternak ayam petelur DIY membagikan 1.600 ekor ayam gratis di Malioboro pada Senin, 10 Agustus 2026.
  • Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes akibat harga jual telur anjlok dan tingginya biaya produksi pakan.
  • Peternak menuntut pemerintah menurunkan harga pakan, mengendalikan populasi ayam, serta menstabilkan harga jual telur secara adil.

Untuk itu mereka menuntut penurunan harga pakan, harga telur yang adil dan berkelanjutan, tata niaga bahan baku yang lebih baik, serta jaminan ketersediaan jagung dengan harga wajar sesuai HAP pemerintah.

Peternak juga menyebut tingginya populasi ayam akibat impor grand parent (GP) juga perlu jadi perhatian pemerintah. Menurutnya, pengendalian populasi diperlukan agar pasokan dan harga telur tidak semakin tertekan.

"Untuk menstabilkan harga telur, populasi perlu dikendalikan,” ujarnya.

Mereka juga meminta pemerintah memperkuat kelembagaan sektor peternakan dan memberikan perhatian lebih besar terhadap peternak rakyat.

"Kami minta pemerintah dan wakil rakyat  melihat ada persoalan serius di sektor peternakan rakyat," tandasnya.

Salah seorang warga asal Surabaya, Sairoh, mengaku senang mendapatkan empat ekor ayam dari aksi tersebut. Kegiatan warga bantu warga itu jadi salah satu momen istimewa menjelang HUT RI ke-81. Ayam itu rencananya dibawa pulang ke Surabaya.

"Lumayan bisa dikandangkan untuk telur atau dipotong buat makan nanti pas malam tujuhbelasan," ujarnya.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo mengatakan kepolisian mengerahkan 167 personel untuk mengamankan aksi para peternak dari seluruh DIY tersebut.

Personel ditempatkan mulai dari jalur masuk menuju Kota Yogyakarta, termasuk kawasan perbatasan Bantul-Sleman hingga kawasan Gumaton (Gubeng-Malioboro-Kraton).

Baca Juga: Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Menurut Ari, pengamanan dilakukan agar penyampaian aspirasi berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

"Alhamdulillah, kondusif. Memang dari rekan-rekan peternak ayam yang menyampaikan aspirasi, mereka ingin menyampaikan aspirasi dengan cara yang kondusif," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More