Poster Gempar di Pasar Godean.(Suara.com/Ema Rohimah)
Baca 10 detik
- Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan program GEMPAR di Pasar Induk Godean pada Senin, 24 Agustus 2026.
- Acara ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal melalui panggung talkshow edukatif dan pertunjukan kesenian tradisional.
- Kegiatan serupa sebelumnya terbukti berdampak signifikan meningkatkan kunjungan publik serta omzet para pedagang tradisional.
Supihartati, Ketua Paguyuban Mekar Jaya sekaligus pedagang jajan pasar di Pasar Balangan, menyampaikan testimoninya secara langsung:
“Pada antusias, pada suka hiburane, meluangkan waktu untuk menonton, jadi program ini sangat membantu,” tutur Supihartati.
Melalui sinergi kokoh antara pemerintah daerah, pelaku seni, paguyuban pedagang, dan dukungan masyarakat luas, gelaran GEMPAR di Pasar Induk Godean diharapkan mampu mewujudkan pasar tradisional yang bersih, tertata, guyub, dan berdaya saing kuat di era modern. Mari datang, belanja, dan ramaikan Pasar Induk Godean!
Berita Terkait
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Lewat Seni Jathilan, Program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman Dongkrak Omzet Pedagang
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar