- Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mendesak Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara membatalkan pemangkasan anggaran daerah.
- Kebijakan pemangkasan anggaran pusat sejak 2025 hingga 2026 menyebabkan penurunan Dana Keistimewaan serta Dana Transfer Daerah DIY secara drastis.
- Pemerintah pusat diminta menormalkan kembali hubungan fiskal daerah dan memperbaiki manajemen keuangan tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan pajak.
"Kalaupun kemudian ke depan perlu ada penyempurnaan, perlu ada perbaikan tentang tata kelolanya, kita perbaiki bareng-bareng. Tapi bukan kemudian dicabut fiskalnya," ungkapnya.
Eko kembali mengingatkan pemerintah pusat agar tidak melihat APBN hanya dari sisi pemerintah pusat. Karenanya selain pembatalan pemangkasan anggaran, perbaikan pengelolaan keuangan daerah juga mesti dilakukan seperti perbaikan kualitas, integritas, dan manajemen keuangan daerah.
Untuk 2027, ia berharap APBD dapat kembali mendapatkan tambahan kekuatan fiskal seperti yang pernah terjadi pada 2023 atau 2024, dengan catatan tata kelola diperbaiki.
Perbaikan manajemen tersebut harus dilakukan dengan memastikan tidak ada korupsi, gratifikasi, penyalahgunaan kewenangan, serta memastikan anggaran tepat sasaran.
"Tidak boleh ada korupsi, tidak boleh ada gratifikasi, tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan dan tepat sasaran," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu
-
Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang