- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersoalkan legalitas parkir di Alun-Alun Kidul pada Senin, 21 September 2026.
- Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memastikan pemerintah kota akan menindak tegas segala bentuk pungutan liar dan premanisme.
- Pengusaha food truck mengaku berhenti berjualan setelah diminta membayar pungutan parkir jutaan rupiah meski sudah berizin resmi.
"Kalau seandainya ada yang kurang kanal untuk menyampaikan, ya temuilah ke saya. Tiap hari Rabu kan juga saya bisa ditemui," jelasnya.
Hasto menambahkan, Pemkot Yogyakarta memiliki sekitar 735 titik parkir di Kota Yogyakarta. Para juru parkir semestinya sudah mengetahui tarif resmi yang ditetapkan melalui peraturan daerah.
"Juru parkir sudah tahu berapa Perdanya. Ketentuan itu sudah ada," jelasnya.
Untuk mengantisipasi makin maraknya pungli pakir, Pemkot terus berupaya melakukan digitalisasi sistem parkir. Hal ini juga sebagai bagian dari upaya pengawasan dan penertiban.
Jika kemudian ditemukan pelanggaran, Hasto memastikan pemkot tidak akan berhenti pada teguran. Bahkan, apabila pelanggaran memenuhi unsur tindak pidana, proses hukum pidana dapat diterapkan.
"Setiap kali ada sanksi ada pelanggaran, selalu pasti kita merujuk pada sanksi hukum yang sesuai dengan pelanggaran itu. Pidana ada pasal-pasalnya. Ada tindak pidana itu ada kriterianya," imbuhnya.
Sebelumnya video berisi keluhan pemilik restoran yang membuka food truck di Alkid Jogja viral di media sosial (medsos_. Pemilik food truck tersebut mengaku kena pungli hingga jutaan rupiah.
Dalam video yang diunggah pemilik akun TikTok, @dyahfardisa menjelaskan dirinya sedianya membuka food truck di Alun-alun Kidul tanggal 16-20 September 2026. Namun, baru sehari jualan dia memilih berhenti karena tak kuat dengan banyaknya pungli dari berbagai pihak meski sudah mengantongi izin resmi dari keraton Jogja.
"Tak pikir rampung wes di situ aja, ternyata ora e ges, punglinya banyak, opo disebut nek ora pungli. Kita bayar parkir Rp 1 juta per hari, total Rp 5 juta, itu aja sudah nego tadinya tukang parkir minta sehari Rp 2,5 juta, total Rp 12,5 juta, ini parkir trucknya ya" ujarnya.
Baca Juga: Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
-
Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas
-
Jelajahi Karya Lokal, BRIZZI ARKIV Hadirkan Petualangan Seru di Blok M Hub