Budi Arista Romadhoni
Senin, 28 September 2026 | 10:07 WIB
Kebakaran di toko suvenir terkenal, Hamzah Batik Malioboro, Senin (28/9/2026) dini hari. (Dok: istimewa).
Baca 10 detik
  • Petugas gabungan mengerahkan belasan armada untuk memadamkan kebakaran di Hamzah Batik Malioboro pada Senin pagi.
  • Api pertama kali diketahui oleh pekerja di lantai tiga bangunan tersebut pada Senin dini hari.
  • Insiden kebakaran di kawasan Malioboro tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

SuaraJogja.id - Kebakaran yang melanda Hamzah Batik Malioboro di Jalan Margo Mulyo, Gondomanan, kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Senin (28/9/2026) pagi. Petugas gabungan menghabiskan waktu sekitar tiga jam untuk menjinakkan si jago merah.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS menuturkan upaya penanganan kebakaran melibatkan belasan unit armada pemadam dan bantuan lintas instansi.

"Proses pemadaman melibatkan 12 Unit damkar, 1 unit mobil Water Cannon Polresta Yogyakarta, 1 Truck Damkar milik TNI," kata Dani dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Disampaikan Dani, insiden kebakaran tersebut pertama kali terdeteksi pada dini hari saat sejumlah pekerja tengah beraktivitas di dalam area bangunan. Suara letupan menjadi pertanda awal munculnya titik api di lantai atas toko.

"Senin 28 September 2026 sekira pukul 01.30 WIB, saksi bersama temannya sedang mengerjakan perbaiki kamar mandi di lantai 3 mendengar suara letupan benda yang terbakar," ungkapnya.

Mendengar suara mencurigakan tersebut, saksi langsung melakukan pemeriksaan ke sumber suara. Titik awal penyebaran api diketahui berasal dari salah satu ruangan di area lantai tiga bangunan tersebut.

Mengetahui adanya kobaran api, saksi segera bergegas memberitahukan kejadian tersebut kepada petugas keamanan toko yang sedang bersiaga. Personel security sempat berupaya melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, laju kobaran api yang dengan cepat membesar membuat penggunaan APAR tidak mampu mengendalikan situasi. Petugas keamanan setempat lantas segera menghubungi pihak berwenang untuk meminta bantuan darurat.

"Dikarenakan api sudah membesar, security melapor ke Pemadam kebakaran (damkar) dan Polsek Gondomanan Yogyakarta," imbuhnya.

Baca Juga: Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta

Menerima laporan darurat tersebut, tim gabungan penanggulangan bencana langsung bergerak cepat menuju titik lokasi kejadian di kawasan Malioboro.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa musibah kebakaran di toko souvenir tersebut tidak memakan korban jiwa maupun korban luka.

"Pukul 04.45 WIB, api berhasil dipadamkan dan selanjutnya proses pendinginan lokasi kejadian. Korban jiwa, tidak ada," tegasnya.

Sementara itu, mengenai total nilai kerugian material akibat kerusakan bangunan beserta barang dagangan di dalamnya, kepolisian menyatakan masih dalam tahap pendataan.

"Kerugian material belum diketahui total kerugiannya," pungkasnya.

Load More