- Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mendesak pemerintah pusat mengembalikan dana transfer daerah di Yogyakarta pada Oktober 2026.
- Pemangkasan dana transfer pusat yang drastis menyebabkan penurunan alokasi Danais dan Dana Desa sehingga menghambat pelayanan publik.
- Pemerintah pusat diminta mengevaluasi belanja birokrasi dan membagi beban penghematan secara adil demi kepentingan masyarakat luas.
Tambahan transfer pusat dibutuhkan untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam menangani persoalan mendasar, termasuk kemiskinan dan pengangguran. Contohnya penurunan angka stunting di Kota Yogyakarta dari 14,6 persen pada 2024 menjadi 8,4 persen pada 2025 yang terbantu pemanfaatan danais melalui alokasi langsung ke tingkat kelurahan.
Jika alokasi dari pusat kembali meningkat, Pemda DIY diharapkan dapat memperkuat jaring pengaman sosial. Selain itu meningkatkan pelayanan bagi balita dan ibu hamil, perlindungan lansia, serta pemberdayaan ekonomi melalui desa dan kelurahan.
Untuk itu pembahasan TKD 2027 bukan sekadar persoalan angka dalam APBN. Persoalan yang lebih mendasar pemerintah perlu membagi beban penghematan secara adil.
Ketika daerah diminta menyesuaikan anggaran, belanja birokrasi pusat pun perlu dievaluasi agar kebutuhan masyarakat tidak tersisih oleh prioritas pengeluaran pemerintah.
"DPRD meminta pemerintah pusat mengevaluasi kembali prioritas belanjanya," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, belanja pemerintah pusat menguat usai Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru pada 1-2 Oktober 2026. Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, pelantikan tersebut mencakup 10 menteri dan wakil menteri serta empat pejabat untuk sejumlah jabatan kepala dan wakil kepala lembaga.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan
-
Serunya The Creator Quest: Jelajah Yogya, Kupas Tuntas Honda Care, dan Berburu Vario 125 Street
-
BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia dengan Valuasi USD6,9 Miliar
-
Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa