Aksi unjukrasa di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (28/10/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
- Pakar politik UMY Zuly Qodir menyatakan gelombang demonstrasi di berbagai daerah terjadi karena pemerintah lambat merespons aspirasi publik pada Rabu, 28 Oktober 2026.
- Presiden beserta jajaran pemerintah didesak agar serius mendengarkan suara rakyat demi mencegah potensi perluasan demonstrasi dan jarak antara pemerintah dengan masyarakat.
- Situasi demonstrasi yang memburuk berisiko memicu ketegangan, benturan, serta penggunaan pendekatan keamanan yang keras apabila aspirasi warga terus diabaikan.
Menurut Zuly, situasi tersebut perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi benturan. Dia juga mengingatkan kemungkinan penggunaan pendekatan keamanan yang keras ketika demonstrasi meluas.
"Jadi, kemungkinan menggunakan cara yang disebut militeristik menjadi sangat mungkin ketika nanti warga masyarakat semakin banyak bergerak untuk demonstrasi," ujarnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas
-
Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta, Bank Mandiri Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Inovatif
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Pantau Keuangan dan Payroll Perusahaan
-
Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan
-
Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo