alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Minta Wujudkan Konser, Clara Merasa Tak Sopan karena Kirim DM ke Rektor UNY

Reky Kalumata Minggu, 07 April 2019 | 11:37 WIB

Minta Wujudkan Konser, Clara Merasa Tak Sopan karena Kirim DM ke Rektor UNY
Rektor UNY Sutrisna Wibawa - (Instagram/@sutrisna.wibawa)

Clara meminta Rektor UNY Sutrisna Wibawa mewujudkan konser musik sejumlah musisi nasional.

SuaraJogja.id - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Clara Straordinaria, sempat merasa bersalah karena telah membuat heboh dunia maya. Pasalnya, ia meminta Rektor UNY Sutrisna Wibawa mewujudkan konser musik sejumlah musisi nasional melalui jalur pribadi (direct message/DM) di akun Instagram.

"Saya kan sebenarnya merasa nggak enak tuh. Apa saya nggak sopan ya, tiba-tiba DM Rektor. Ada perasaan seperti itu," kata Clara kepada Suara.com, Sabtu (06/04/2019).

Clara menceritakan kegundahan itu kepada beberapa dosen yang ia kenal. Ia ingin mendapatkan masukan untuk menghilangkan rasa bersalah. Ia juga ingin meminta maaf kepada Sutrisna.

Mayoritas dosen yang ia mintai pendapat justru menghiburnya. Mereka mengatakan Clara tak perlu minta maaf. Ia bahkan mendapatkan pujian sebab telah membantu Sutrisna mempromosikan kampusnya secara tidak langsung. Sebagian dosen juga meminta Clara meningkatkan IPK-nya.

Baca Juga: Nisan Salib di Yogyakarta Dibakar, Terduga Pelaku Sempat Tidur di Makam

"Kebanyakan dosen-dosen bilangnya, udah enggak usah. Pak Rektornya aja santai kok," kata dia.

Menurut Clara, rektornya memang suka bercanda. Selain baik dan jenaka, Clara mengidolakan sang rektor karena pandai bermain ketoprak. Sebelum namanya viral, Clara mengaku pernah menonton pertunjukan ketoprak yang dimainkan oleh rektornya.

Clara tak menyangka rektor akan membalas pesan DM yang dikirimkannya. Bahkan, permintaannya untuk membuat konser dalam rangkaian Dies Natalis pun diwujudkan. Padahal, awalnya ia mengira ide untuk membayar tiket dengan menunjukkan IPK itu hanya candaan rektor semata.

Ia mendukung ide Sutrisna tersebut. Sebab, saat ini banyak mahasiswa mengesampingkan prestasi akademik demi mengejar pengalaman. Mereka menganggap IPK tidak penting dan tidak terlalu berguna di masa mendatang.

"Kalau ada kaya gini kan, ah mau naikin IPK biar besok bisa nonton konser, duduknya biar enak gitu," kata Clara.

Baca Juga: Clara Terharu Konser Maliq & D'Essentials Dibayar IPK Terwujud

Perempuan asal Ngawi, Jawa Timur ini berharap konser Maliq & d'Essentials di UNY nanti akan berjalan dengan lancar. Ia juga berharap acara serupa akan diselenggarakan tiap tahun.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait