Viral Formulir Puskesmas Akui Transgender, Ini Pengakuan Kadiskes Jogja

Reza Gunadha
Viral Formulir Puskesmas Akui Transgender, Ini Pengakuan Kadiskes Jogja
Formulir pendaftaran di puskesmas dengan 5 jenis kelamin - (Facebook/Yuda W Putra)

"Jadi formulir itu untuk keperluan kesehatan, dan itu tidak boleh keluar, rahasia pasien yang bersangkutan," tuturnya.

Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta kerepotan setelah foto formulir pelayanan Puskesmas Umbulharjo 2 viral di lini masa.

Dalam foto yang mulai beredar Kamis (8/8/2019) itu, terlihat formulir pendaftaran pasien di Puskesmas Umbulharjo 2 mencantumkan lima pilihan jenis kelamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Vita Yulia, Sabtu (10/8/2019), menjelaskan persoalan tersebut merupakan kelalaian puskesmas. Namun masalah sudah dapat diselesaikan.

Formulir tersebut seharusnya hanya diperuntukkan bagi pasien dan tak bisa dipublikasikan.

"Namun (formulir) ternyata bocor," paparnya.

Menurut Vita, sesuai prosedur pelayanan kesehatan terdapat dua tahap pengisian data standar. Formulir tersebut mencantumkan dua pilihan jenis kelamin.

Pada tahap selanjutnya, yakni data keperawatan, puskesmas membutuhkan data sosial untuk kebutuhan dokter. Di sinilah terdapat kemungkinan adanya tambahan isian jenis kelamin serta orientasi seksual.

Data tambahan itu digunakan untuk menentukan diagnosis pasien. Namun semestinya data tersebut tidak keluar ke formulir pendaftaran pasien.

"Jadi formulir itu untuk keperluan kesehatan, dan itu tidak boleh keluar, rahasia pasien yang bersangkutan," tuturnya.

Kasus itu muncul setelah Yudha Wicaksana menyebar foto formulir itu saat dia ke Puskesmas Umbulharjo 2, Rabu (7/8/2019) ke medsos.

Dalam foto formulir itu tercantum lima pilihan jenis kelamin, yakni laki-laki, perempuan, transgender, transeksual dan transvestite. Foto tersebut menyebar cepat via grup WhatsApp.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS