Polsek Gamping Bongkar Praktik Produksi Bubuk Petasan, 5 Kg Bahan Siap Edar Disita

Polisi Sleman gagalkan pembuatan & penjualan bubuk petasan ilegal. Tiga remaja diamankan, barang bukti 5 kg bubuk & bahan baku disita.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 09 Maret 2026 | 20:25 WIB
Polsek Gamping Bongkar Praktik Produksi Bubuk Petasan, 5 Kg Bahan Siap Edar Disita
Ilustrasi petasan. (Pixabay)
Baca 10 detik
  • Kepolisian Gamping, Sleman, mengungkap praktik ilegal pembuatan bubuk petasan pada Sabtu, 7 Maret 2026.
  • Tiga remaja diamankan setelah ditemukan memproduksi dan menjual bubuk petasan seharga Rp30.000 per ons.
  • Polisi menyita 5 kg bubuk petasan jadi dan bahan baku sebagai bagian antisipasi keamanan Ramadan.

SuaraJogja.id - Jajaran kepolisian berhasil mengungkap praktik pembuatan dan penjualan bubuk petasan ilegal di wilayah Ambarketawang, Gamping, Sleman, Sabtu (7/3/2026). Barang bukti berupa 5 kg bahan peledak dan tiga remaja diamankan atas temuan ini.

Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo menuturkan operasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.

Disampaikan Bowo, pengungkapan bermula saat petugas melaksanakan patroli rutin pada Sabtu kemarin sekira pukul 06.12 WIB.

"Saat melintas di bawah Jembatan Utara Pasar Sapi, tepatnya di area bulak persawahan Dusun Sorogenen, Ambarketawang, petugas mendapati dua anak sedang mengisi bubuk petasan," kata Bowo saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).

Baca Juga:Sehari Dua Kecelakaan Terjadi di Sleman, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Usai mengamankan kedua anak itu, petugas lalu segera melakukan pendalaman untuk memburu penyuplai bahan peledak tersebut. 

Hasil pengembangan mengarah pada seorang remaja berinisial FAP (16), warga setempat. Ia diduga kuat berperan sebagai pembuat sekaligus penjual bubuk petasan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, FAP diketahui memproduksi sendiri bahan petasan tersebut dan menjualnya dengan sistem eceran.

"Bubuk petasan tersebut dijual dengan harga sekitar Rp30.000 per ons," ungkapnya.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi mendapati sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Termasuk sekitar 5 kilogram bubuk petasan yang telah dikemas dalam beberapa bungkus plastik.

Baca Juga:Terjadi Lagi, Korban Petasan di Sleman Masih Bertambah

Selain bahan jadi, petugas turut menyita bahan baku berupa satu kilogram belerang serta alat pengolahan tradisional seperti ember, ulekan kayu, ayakan, serta bahan pembuatan klongsong petasan dan beberapa klongsong petasan siap isi.

"Saat ini ketiga anak tersebut beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Gamping untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya.

Bowo bilang pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi peredaran bahan petasan yang berpotensi membahayakan masyarakat. Terkhusus pada saat bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan ini polisi mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka.

"Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas pembuatan maupun penggunaan petasan yang berbahaya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak