Indeks Terpopuler News Lifestyle

Akting Dirampok Ratusan Juta, Zainal Nekat Tusuk-tusuk Dadanya Sendiri

Agung Sandy Lesmana Senin, 06 Juli 2020 | 14:30 WIB

Akting Dirampok Ratusan Juta, Zainal Nekat Tusuk-tusuk Dadanya Sendiri
Zainal Muhktar Arif, tersangka kasus pelaporan palsu yang nekat menusukan pisau ke dadanya sendiri. (istimewa)

"Jadi yang menusukan pisau tersebut ke dadanya adalah Zainal sendiri..."

SuaraJogja.id - Berniat mengulur waktu pembayaran utang serta mencari simpati kepada para debitur, Zainal Muhktar Arif, seorang warga Pekon Argomulyo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus merekayasa kasus perampokan yang dilaporkan ke polisi.

Mirisnya, Zainal nekat melukai diri sendiri dengan menggunakan sebilah pisau pada dada kanannya sepanjang 3 centimeter.

Akibat perbuatannya, Zainal Muhktar Arif yang berprofesi sebagai wiraswasta itu ditangkap Polsek Sumberejo yang dibackup Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus.

Tersangka ditangkap selang beberapa jam penyelidikan tim gabungan tersebut, tepatnya Kamis, 2 Juli 2020 pukul 20.00 Wib. Sebab ia terbukti merekayasa kasus perampokan. Bahkan dikuatkan pengakuannya sendiri.

Dalam perkara itu, Polsek Sumberejo juga menangkap Darsono (41) warga Pekon Argomulyo sebab dia berperan membantu memuluskan rekayasa perampokan yang sempat menggerkan warga Pekon setempat.

Selain menangkap keduanya, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau bergagang kayu, tas besar warna hitam, uang tunai Rp800 ribu dan sepeda motor Honda Beat.

Kapolsek Sumberejo, AKP Takarinto mengungkapkan, kedua tersangka ditangkap atas laporan tanggal 2 Juli 2020 dalam perkara laporan palsu sebab ia mengaku mengalami perampokan uang Rp 100 juta saat berada di rumahnya.

"Kedua tersangka ditangkap atas penyelidikan laporan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terungkap yang ternyata merupakan laporan palsu," katanya seperti dilaporkan Saibumi.com--jaringan Suara.com, kemarin.

Takarinto menjelaskan, kasus laporan palsu itu terjadi, Kamis (2/7/2020) pagi, saat Zainal datang ke BRI Sumberejo untuk mengambil uang yang diakuinya sebesar Rp100 juta, lalu dia pulang ke rumahnya.

Selanjutnya, pada pukul 14.00 Wib, pelaku Zainal dalam kondisi luka tusuk di dada kanan dievakuasi oleh warga ke rumah sakit guna dilakukan perawatan paska pengakuannya menjadi korban perampokan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait