Ketika di perjalanan menuju TKP, pengemudi Toyota Calya tak kunjung menampakan diri di lokasi kejadian.
"Mungkin dia takut di massa karena banyak warga. Setelah itu saya tunggu hampir setengah jam tapi dia [terduga pelaku] tidak datang-datang. SIM miliknya saya bawa pulang," ujar dia.
Usai kecelakaan tersebut, Teguh mengaku belum dapat bekerja karena di beberapa bagian tubuhnya masih ada lebam akibat terbentur mobil. Selain itu, Teguh juga menderita kerugian materiel.
"Orderan saat ini lagi sepi, jadi jarang narik. Biaya pengobatan saat ini hanya mandiri, masih ada tabungan yang bisa saya gunakan," katanya.
Baca Juga:Pengendara Mobil Digebuki di Depan Kantor Pajak, Dikira Tabrak Lari
Dihubungi terpisah, Kasatlantas Polresta Yogyakarta AKP Imam Bukhori mengaku belum menerima laporan dari korban dugaan tabrak lari.
"Belum ada laporan terkait kejadian [korban dugaan tabrak lari] itu," ujar Imam.
Dirinya mengimbau, jika terjadi hal yang merugikan salah satu pihak ketika berkendara di jalan raya, masyarakat perlu segera melapor. Hal itu untuk membantu mengungkap dan menindaklanjuti kejadian.