Selain itu, ada pula rencana Pemkab untuk membangun penanda Kabupaten Sleman di pintu masuk Kabupaten Sleman.
"Area ini sekaligus berfungsi sebagai rest area wisatawan, yang berkunjung dari arah Kulon Progo atau YIA," kata dia.
Selain itu, dengan adanya exit tol di UPN, Monjali, Maguwoharjo, dan Trihanggo, maka pengembangan wisata di Sleman akan mendukung Destinasi Prioritas Pariwisata (DPP) Borobudur dengan pengembangan wisata alam, wisata buatan, dan wisata budaya.
Baik itu KSPN Merapi-Merbabu dan sekitarnya, KSPN Prambanan-Kalasan, dan sekitarnya.
Baca Juga:Terdampak Tol Jogja, Sebagian Warga Tirtoadi Diminta Relokasi Mandiri
"Seperti kita ketahui, ada desa-desa wisata berbasis budaya dan lingkungan, cagar budaya candi dan cagar alam geologi yang terletak di wilayah Sleman Timur," ungkap dia.
Adanya beberapa akses exit tol tersebut juga berpengaruh positif dan mendukung wisata kuliner dan wisata belanja dari UMKM bagi wisatawan yang melintasi atau sedang berkunjung ke Kabupaten Sleman, imbuh Ning.
Kontributor : Uli Febriarni